Minggu, 09 September 2012
Buitenlanders Journey's to BotanicalT
Tumpukan batu yang tersusun sangat rapih. Diduga dulunya di lokasi ini ada sebuah kehidupan bersosial dan bermasyarakat.
Rabu, 05 September 2012
Nganjang ka Botanical Garden
Perjalanan teman-teman akan dilanjutkan kembali ke masa kolonial, mencoba menengok bagian-bagian dari Kebun Raya Bogor yang masih berupa hutan yang terdapat sebuah istana megah.
Derr aahhh....
Selasa, 04 September 2012
Catatan mbah jeprot perkampungan tua
Daftar nama-nama kampung dimasa kejayaan Pakuan Pajajaran adalah Cikeas, Citeurueup, Kedunghalang, Parung angsana, Lawanggintung, Lawang Saketeng, Jerokuta, Baranangsiang, Leuwi Sipatahunan, Kp.Sindangbarang, Tamansari, Ciawi, Cipakuan (Cipaku), gunung batu.
Untuk Kampung Tua yang dibangun oleh Menir Tanuwijaya setelah Pakuan ditemukan lagi : adalah Kp. Parakan Panjang (Cibinog), Parung Kujang (Parung), Panaragan, Bantar jati, sempur, Baranangsiang,Parung banteng, Cimahpar, Tanah Baru Sukaraja.
Sementara Kampung tua yang diduga sebagai tempat pelarian masyarakat pajajaran yang sampai saat ini dikenal sebagai kampung kasepuhan :di Bogor : Kampung Urug kec SDukajaya, Kp. Cipatat kec Sukajaya, Kp. Malasari kec Nanggung, Kampung Nyumput kec Nanggung, Kp Nangela kec Nanggung, Kp Cileuksa kec sukajaya, Kp Citorek kec Cipanas kab Lebak,
Sedangkan Kp tua kasepuhan yang masih melakukan kegiatan ritual paham SUNDA WIWITAN yang diduga lokasi pelarian masyarakat Pakwwan Bogor ;
“Sunda Kampung Kasepuhan Tertua yang diduga sebagi tempat pelarian masyarakat Pakwwan Pajajaran masih melakukan kegiatan ritual paham WIWITAN atau "Sunda sejati", atau "Sunda asli" di beberapa desa di provinsi Banten dan Jawa Barat, yakni : Kp. Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Kapung Ciganas (Sirnarasa) Sukabumi, Kampung Naga , Kp. Cigugur di Kuningan.”
Langganan:
Postingan (Atom)

























