Kamis, 11 April 2013

Arkeolog Temukan Bukti Sejarah di Gunung Sodong

Arkeolog Temukan Bukti Sejarah di Gunung Sodong

LEUWILIANG – Tim Arkeolog Universitas Indonesia (UI) yang melakukan Eskavasi di Gunung Sodong, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang akhirnya menemukan bukti sejarah di lokasi tersebut. Pada penelitian hari ke empat, Rabu (10/4) lalu, tim yang dipimpin Cecep Eka Permana menemukan sisa-sisa barang peninggalan bersejarah. Hal itu membuktikan jika di lokasi tersebut adalah pemukiman pra sejarah zaman Neolitikum.

Cecep menjelaskan, saat menggali, tim menemukan bukti-bukti seperti tembikar dan keramik yang diperkirakan peninggalan abad ke-14. “Diperkirakan ini abad ke-14, kalau yang di puncak gunung, kita menemukan yang lebih tua lagi, seperti alat batu untuk bercocok tanam. Diperkirakan itu masuk zaman pra sejarah,” katanya ketika ditemui Metropolitan, saat melakukan eskavasi.

Cecep menerangkan, tim eskavasi sendiri akan meneliti di lokasi sekitar satu minggu. Pada hari keempat lalu, tim juga menemukan gua-gua di Gunung Sodong dan itu diperkirakan bekas galian masa lampau. “Kita membagi tim menjadi dua, satu penggalian dan dua penelusuran. Tim penelusuran sendiri mendapatkan gua-gua yang berada di Gunung Sodong ini,” ungkapnya.

Mengenai dugaan Gunung Sodong sebagai Pemukiman, Cecep sedikit menjelaskan secara alamiah. Menurutnya, di wilayah itu diapit dengan dua sungai besar di dekatnya. Kontur tanah yang memiliki kandungan endapan gunung api. “Lokasi ini memang sangat strategis untuk sebuah pemukiman, diapit dua sungai dan lokasinya benar-benar pas untuk sebuah pemukiman,” jelas Cecep.

Cecep lalu menyimpulkan sementara hasil penemuan di Gunung Sodong itu. Menurutnya, di lokasi itu memang terdapat sebuah situs. Tetapi situs pemukiman zaman pra sejarah. “Situs itu ada dua macam bentuknya, situs berupa batu atau arca dan ada yang pemukiman zaman sejarah. Dan yang ada di sini adalah situs pemukiman sejarah,” terangnya.

Besok, rencananya eskavasi akan dilanjutkan. Usai mengambil sampel di lapangan, tim akan meneliti lebih lanjut keberadaan temuan di lokasi. Setelah itu, tim bekerjasama dengan Pemkab Bogor untuk melakukan seminar atas penemuan tersebut. (fik/els/na)

Sumber: Metropolitan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar